Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Arunika : Samar

            Hujan bulan oktober, bukan sebuah keanehan. Rintik-rintiknya menjadi ujaran syukur banyak orang meskipun ada yang gusar sebab kota ini tak dirancang untuk menahan limpahan air yang berlebih. 2 – 3 mdpl, banjir dimana-mana tak terkecuali di hati Arunika. Budi melaju membawa motor kesayangannya untuk melihat sebuah pameran di tengah kota. Licinnya jalan raya setelah diguyur hujan, macet sebab banyak jalan yang digenangi air hingga 30 cm membuat Budi sejenak kehilangan konsentrasi dan tak melihat ada mobil yang kehilangan kendali. “Brakkkkkkk”, suara dentuman yang cukup membuat orang-orang yang berlalu lalang di trotoar bahkan semua pengendara terkejut. Budi, dengan motornya ditabrak oleh mobil yang melaju tanpa perhitungan. “Arunika? Kau dimana? Budi, sekarang di rumah sakit!”, ujar sepotong suara di line telepon. Saat itu juga, jantung Arunika berdegup sangat kencang, antara bimbang, takut dan pastinya sedih. Ia menangis sebab tak tahu mau berbuat apa, sudah tengah